Lombok Tengah – Menghadapi malam pergantian tahun dari 2025 menuju 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 1620/Loteng meningkatkan kesiapsiagaan personel untuk menjaga keamanan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kerawanan yang bisa mengganggu perayaan tahun baru. Dandim 1620/Loteng, Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, menegaskan bahwa semua unsur, dari tingkat Makodim hingga Babinsa, sudah diinstruksikan untuk memperketat pengawasan di area yang diprediksi ramai. Fokus utama pengamanan meliputi pusat perbelanjaan, rumah ibadah, objek wisata, dan jalur protokol yang berpotensi menjadi titik kumpul massa.
“Kami tidak ingin ada celah dalam pengamanan. Intensitas patroli dan kesiapsiagaan personel akan terus ditingkatkan, serta kami akan bersinergi dengan Polri dan Pemerintah Daerah untuk menjaga kondisi aman dan kondusif,” kata Dandim dalam Apel Kesiapsiagaan yang dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025.
Selain pengawasan ketat, pendekatan humanis juga menjadi prioritas dalam menjalankan tugas. Para prajurit diimbau untuk berkomunikasi persuasif dengan masyarakat, khususnya dalam mengatur arus lalu lintas dan mencegah penggunaan kembang api yang berlebihan.
“Kami mengajak masyarakat untuk merayakan malam tahun baru dengan bijak, menghindari euforia yang dapat memicu konflik. Mari kita tutup tahun ini dengan semangat positif dan menjaga ketertiban bersama,” pungkas Dandim.
Sebagai langkah tambahan, Kodim juga menyiapkan unit reaksi cepat yang siap dikerahkan 24 jam untuk menangani situasi darurat. Dengan kesiapan ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan aman dan nyaman.
