Tapanuli Utara – Tim Gulbencal Kodam I/BB, yang dipimpin oleh Yon Zipur 1/DD, bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Jalan Nasional (BBPJN), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Utara, secara intensif melanjutkan pembersihan akses jalan sepanjang 85 kilometer yang menghubungkan Kota Tarutung, Simpang Rampah, dan Sibolga. Upaya ini dilakukan pada hari Kamis, 4 Desember 2025, sebagai respon cepat terhadap longsor yang menghalangi jalur vital tersebut.
Pelaksanaan di lapangan mencakup pengerahan 10 unit alat berat, yang berhasil membuka akses sejauh 39 kilometer dalam waktu delapan hari. Tim juga berhasil membersihkan 34 titik longsor, dengan kerjasama semua unsur yang terlibat untuk mempercepat pembukaan jalur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Sebagai dukungan tambahan, satu unit Mobil Reverse Osmosis (RO) disiapkan untuk menyediakan air bersih bagi pengungsi yang berada di KM 38, Desa Parsingkaman, Kecamatan Adiankoting. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti mandi dan mencuci bagi mereka yang terdampak.
Total, kegiatan ini melibatkan 38 personel, termasuk operator alat berat, mekanik, dan tim manual yang juga berpartisipasi dalam evakuasi warga sakit serta penyaluran bantuan makanan dan minuman. Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, mengungkapkan pentingnya sinergi antar instansi. “Kerja sama yang solid sangat krusial untuk mempercepat pemulihan akses dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat tersalurkan dengan baik,” ujarnya. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen untuk membantu masyarakat yang mengalami dampak bencana.
