Kotawaringin Timur – Komandan Kodim 1015/Sampit secara aktif memonitor pembangunan Jembatan Garuda yang terletak di Kabupaten Kotawaringin Timur agar berjalan lancar. Peninjauan jembatan dilakukan di dua lokasi, yaitu Desa Tukang Langit di Kecamatan Telaga Antang dan Dusun Tandang di Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean pada hari Kamis (23/07/2026).
Jembatan Garuda merupakan salah satu upaya TNI AD dalam mendukung pemerintah untuk mempercepat kemajuan infrastruktur di daerah terpencil. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mengatasi masalah isolasi beberapa daerah sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Di Desa Tukang Langit, jembatan yang dibangun memiliki panjang 130 meter dan lebar 1,20 meter, melintasi Sungai Mentaya. Jembatan ini akan menghubungkan Desa Tukang Langit dengan Desa Sangai, mempermudah akses masyarakat untuk bersekolah, berkebun, serta meningkatkan kegiatan ekonomi setempat.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Tandang, Desa Barunang Miri, melintas di atas Sungai Tualan dengan panjang 80 meter. Jembatan ini akan menjadi penghubung menuju Dusun Kotabaru, Desa Sebungsu di Kecamatan Tualan Hulu, dan Desa Beringin Tunggal Jaya di Kecamatan Parenggean. Dandim 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan S.I.P., menegaskan pentingnya pengawasan pada setiap tahap pembangunan agar seluruh proses berjalan sesuai waktu dan standar yang diharapkan.
