Aceh Utara – Proses percepatan pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat pascabencana terus berlangsung di Kecamatan Langkahan. Anggota dari Koramil 29/Langkahan di bawah Kodim 0103/Aceh Utara terlibat dalam kegiatan pembersihan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Huntara dan Huntap di Desa Bukit Linteng, khususnya di Dusun Lubuk Muku dan Dusun Tengoh, pada Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan dan membersihkan lokasi yang akan menjadi kawasan hunian sementara dan tetap bagi para warga yang terdampak bencana. Untuk mendukung kegiatan tersebut, empat unit alat berat yang disediakan oleh BNPB diterjunkan, terdiri dari dua beko dan dua doser, yang bertugas meratakan tanah, membersihkan sisa-sisa material, serta membuka area untuk pembangunan rumah.
Serda Ardan, Babinsa Koramil 29/Langkahan, menegaskan bahwa pendampingan ini bertujuan agar proses pembangunan Huntara dan Huntap berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. “Kami terus mendampingi agar lahan segera siap dibangun. Huntara akan menjadi tempat tinggal sementara, sedangkan Huntap akan menjadi rumah permanen bagi warga,” ujarnya.
Perangkat Desa Bukit Linteng mengungkapkan bahwa pembangunan Huntara dan Huntap sangat dinanti-nanti oleh masyarakat yang terkena dampak bencana. Kehadiran TNI di lokasi juga memberikan semangat dan keyakinan bahwa pembangunan ini akan segera dilaksanakan.
Seorang warga dari Dusun Lubuk Muku menyatakan rasa lega melihat pembersihan lahan untuk Huntara dan Huntap. Ia berharap pembangunan bisa cepat dilanjutkan agar masyarakat segera memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan warga di Desa Bukit Linteng.
