Kendari – Progres pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang digelar oleh Kodim 1417/Kendari semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada Selasa (10/2), Satgas TMMD mulai menggunakan alat berat untuk mendukung pembangunan sasaran fisik di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.
Penggunaan alat berat ini difokuskan pada proyek pembangunan talud dan drainase sepanjang 300 meter, yang menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD tahun ini. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi masalah lingkungan, terutama dalam pengendalian aliran air saat musim hujan.
Kapten Inf Tamrin, Dan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD ke-127, menjelaskan bahwa alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses pelaksanaan dan menjaga kualitas konstruksi yang ada. Menurutnya, tantangan medan yang berat menjadi salah satu kendala bagi personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat.
“Dengan adanya alat berat, pengerjaan tanah dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya lebih optimal. Ini penting agar pembangunan drainase terselesaikan sesuai dengan target yang telah ditentukan,” ungkap Kapten Tamrin.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan talud dan drainase tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi juga untuk mengurangi risiko banjir dan genangan air yang sering terjadi saat curah hujan tinggi.
Melalui kerjasama antara TNI, Pemerintah Kota Kendari, serta masyarakat, proyek infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Selain meningkatkan kualitas lingkungan, pembangunan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas serta meningkatkan kenyamanan hidup bagi warga di Kelurahan Anggoeya.
