Perhelatan akbar Tanah Lot Art and Food Festival VII resmi berakhir pada Minggu (30/8/2026) di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban. Mewakili pihak TNI, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada turut hadir untuk memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya lokal. Kehadiran beliau bersama jajaran Forkopimcam dan tokoh masyarakat menegaskan sinergi kuat dalam memajukan sektor pariwisata daerah.
Festival tahun ini mengusung filosofi mendalam melalui tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”. Makna dari tema tersebut adalah upaya menjaga kekuatan laut demi terciptanya keseimbangan serta harmoni bagi alam semesta. Hal ini tercermin dalam berbagai pementasan seni yang disuguhkan selama acara berlangsung sebagai bentuk penghormatan terhadap alam.
Acara penutupan dimeriahkan oleh penampilan memukau Tari Okokan dan Tari Jayaning Singasana yang menyedot perhatian para undangan. Selain hiburan, panitia juga memberikan penghargaan kepada para Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri atas dedikasi mereka dalam parade gebogan. Seluruh agenda penutupan dipastikan berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa kendala berarti.
Dalam pernyataannya, Mayor Inf I Gede Nariada menegaskan pentingnya menjaga identitas daerah melalui kegiatan seni dan budaya semacam ini. Menurut beliau, warisan leluhur harus tetap relevan dan dikenal oleh generasi muda agar tidak tergerus zaman. TNI berkomitmen untuk selalu berada di barisan depan dalam mendukung program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
