BANGKA — Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., Pangdam II/Sriwijaya, menekankan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bentuk nyata pengabdian Tentara Nasional Indonesia kepada rakyat dengan melibatkan sejumlah sektor.
Pernyataan ini terlontar saat Pangdam menutup TMMD ke-129 Kodim 0413/Bangka di Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, pada Kamis (13/8/2026).
Pangdam Ujang mengungkapkan bahwa TMMD tidak hanya terfokus pada pencapaian target pembangunan fisik. Program ini juga berfungsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat setempat.
“Melalui TMMD, TNI mengimplementasikan pengabdian dengan pendekatan lintas sektoral yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan setelah pembangunan selesai,” ujarnya.
Pelaksanaan TMMD ke-129 berlangsung dari 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Selama waktu tersebut, Satuan Tugas dan masyarakat berkolaborasi dalam berbagai kegiatan fisik dan nonfisik.
Untuk kegiatan nonfisik, diselenggarakan program penyuluhan dan sosialisasi yang diramu dengan keterlibatan pemerintah daerah serta lembaga terkait lain. Seluruh kegiatan ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
Pangdam menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahap program, di mana semangat gotong royong memungkinkan pembangunan menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya TNI.
Sebelum mengakhiri acara, Pangdam memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah, Satgas TMMD, serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program sehingga dapat mencapai hasil yang diinginkan.
Pangdam juga berharap agar kekompakan yang terjalin saat TMMD tetap dipertahankan setelah program berakhir, demi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Deniang.
