MANGGARAI TIMUR – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi dua korban yang tertimbun longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, pada Selasa (27 Januari 2026). Kejadian bencana ini memicu gerakan cepat dari berbagai pihak untuk menyelamatkan nyawa, menunjukkan kekompakan dalam menghadapi situasi darurat.
Evakuasi dipimpin oleh Pjs Danramil 1612-04/Elar, Peltu Abraow de Araujo, yang berkolaborasi dengan Kodim 1612/Manggarai, Tim SAR Kabupaten Manggarai Barat, Brimob Manggarai Pelopor B, serta anggota Polsek Lamba Leda dan BPBD Kabupaten Manggarai Timur. Selain itu, sekitar 1.000 warga lokal turut berpartisipasi dalam proses evakuasi yang berlangsung di tengah kondisi cuaca buruk dan medan yang sulit.
“Keberhasilan ini berkat sinergi dari semua pihak. Kami langsung bergerak setelah menerima laporan untuk menyelamatkan korban, karena keselamatan warga adalah prioritas kami,” tutur Peltu Abraow di lokasi kejadian.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. “Kami mohon warga yang tinggal di daerah rawan untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda bahaya,” tambahnya.
Salah satu tokoh masyarakat Kampung Pau menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat yang telah memberikan bantuan. “Tanpa bantuan dari TNI dan Polri, kami tidak mungkin bisa melakukan evakuasi ini sendiri,” ungkapnya.
Kegiatan evakuasi ini menjadi contoh nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadapi bencana alam, serta menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam situasi darurat.
