Nabire, Papua Tengah – Pada Selasa, 27 Januari 2026, pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNS mengalami insiden pendaratan darurat di perairan Pantai Lokbon Karadiri. Sebanyak 13 penumpang dan awak pesawat berhasil dievakuasi tanpa ada korban jiwa. Kejadian ini menarik perhatian, sehingga personel Kodim 1705/Nabire segera turun tangan untuk memberikan bantuan.
Setelah menerima informasi mengenai insiden tersebut, personel Kodim 1705/Nabire langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Dalam upaya ini, mereka tidak hanya melakukan evakuasi, tetapi juga mengamankan area sekitar serta memberikan bantuan yang diperlukan kepada pihak terkait. Keterlibatan TNI ini merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Proses evakuasi berlangsung lancar berkat sinergi antara TNI, Polri, Basarnas, serta pemerintah daerah. Koordinasi yang baik antara instansi-instansi ini memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian tetap aman dan tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi ketertiban masyarakat di Kabupaten Nabire.
Letkol Arh Dwi Palwanto, Dandim 1705/Nabire, menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam situasi darurat adalah bagian dari tugas mereka untuk membantu pemerintah dan masyarakat. “Kami selalu siap membantu dalam kondisi apa pun, terutama yang menyangkut keselamatan jiwa dan kepentingan masyarakat,” ujarnya. Dengan kerja sama yang solid, evakuasi berjalan tanpa kendala, dan semua pihak berharap agar insiden serupa tidak terjadi di masa depan.
