Bengkulu Selatan – Upaya memperkuat konstruksi Jembatan Gantung Perintis Garuda telah dilakukan oleh Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda Koramil 408-05/Manna Kodim 0408/BS. Pada tanggal 28 April 2026, tim ini aktif dalam mendampingi serta mengawasi proses pengecoran yang berlangsung di Desa Pino Baru, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kegiatan pengawasan ini bertujuan untuk menjamin mutu dan kekuatan struktur jembatan, sehingga bisa berfungsi secara optimal bagi masyarakat. Proses pengecoran menjadi salah satu tahap krusial dalam memperkuat pondasi, oleh karena itu diperlukan perhatian serius agar sesuai dengan standar teknis yang telah ditentukan.
Kapten Inf Ma’ruf Amin, Danramil 408-05/Manna, mengungkapkan bahwa peran serta TNI dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen terhadap pembangunan infrastruktur di area binaannya. “Kami terlibat untuk memastikan setiap tahapan berlangsung dengan baik, khususnya pada pengecoran yang merupakan inti dari ketahanan jembatan,” ujarnya.
Danramil juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat lokal, pelaksana proyek, dan masyarakat dalam menjaga mutu pembangunan. “Tanggung jawab pembangunan ini tidak hanya ada pada pihak pelaksana, tetapi adalah kepentingan bersama, sehingga kerja sama yang baik sangat diperlukan,” tambahnya. Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan Jembatan Garuda dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
