Penerapan Nilai Anti-Bullying di Sekolah oleh Babinsa Bantiran

Tabanan – SD Negeri 1 Bantiran, Desa Bantiran, Kec. Pupuan, menjalani masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dipenuhi dengan edukasi karakter. Babinsa setempat, Sertu I Gede Kamayasa, berperan aktif dalam menyampaikan materi tentang anti-bullying, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan pada hari Selasa (14/7/2026).

Dalam program tersebut, Sertu I Gede Kamayasa bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas Desa Bantiran. Mereka memberikan wawasan kepada sekitar 80 siswa mengenai bahaya bullying dan dampaknya terhadap korban, serta pentingnya sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama.

Sertu Kamayasa menekankan dampak negatif yang ditimbulkan oleh perundungan, baik yang terjadi secara fisik, verbal, maupun melalui dunia maya. Ia menegaskan bahwa penting bagi siswa untuk memiliki pemahaman yang cukup agar dapat menolak berbagai bentuk bullying dan menjadi pelopor dalam budaya saling menghormati di sekolah.

Sinergi antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan MPLS ini menunjukkan komitmen TNI-Polri dalam mendukung pendidikan. Dengan pendekatan yang komunikatif, siswa diajak untuk memahami nilai-nilai disiplin, empati, dan cara penyelesaian masalah tanpa kekerasan, sambil menegaskan harapan agar siswa berani menolak bullying serta menciptakan lingkungan belajar yang positif.