Pembersihan Tumpukan Kayu Pascabanjir di Langkahan Dikerahkan Alat Berat

Aceh Utara – Proses pemulihan pascabanjir terus dilaksanakan di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Pada Sabtu (14/2/2026), personel Koramil 29/Langkahan dari Kodim 0103/Aceh Utara, bersama pihak terkait, hadir di lokasi untuk mengawasi kegiatan pembersihan material banjir yang menghambat lahan pertanian dan kawasan permukiman di Desa Bukit Linteng.

Di area tersebut, alat berat jenis beko terlihat aktif mengangkat tumpukan kayu besar yang berserakan akibat banjir. Pembersihan material kayu yang menghalangi sekitar rumah warga dan kebun menjadi prioritas utama untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.

Kegiatan pembersihan ini terfokus pada Dusun Panteng dan Dusun Kareung di Desa Bukit Linteng. Selain membersihkan area perkebunan, upaya ini juga ditujukan untuk mengatasi badan jalan yang tertutup lumpur dan kayu, sehingga akses transportasi masyarakat dapat kembali normal dan aman.

Sebanyak enam unit alat berat digunakan dalam operasi pembersihan ini, terdiri dari dua unit doser dan dua unit beko yang berasal dari BNPB, serta dua unit beko capit dari Yonzipur 5/ABW. Semua alat berat bekerja secara terkoordinasi untuk memastikan proses pembersihan berjalan dengan efektif.

Salah satu anggota Yonzipur 5/ABW menyatakan bahwa pengerahan alat berat tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pembersihan sisa kayu dan lumpur, agar lahan pertanian serta akses warga dapat segera pulih.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Babinsa Koramil 29/Langkahan, Serda Ardan, dan perangkat Desa Bukit Linteng. Kolaborasi antara TNI, BNPB, dan pemerintah desa diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak banjir dan membantu masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *