Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang diprakarsai oleh Kodim 0408/BS menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat. Proyek ini tidak hanya bertujuan untuk membangun infrastruktur, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kolaborasi antara prajurit dan warga. Dalam kegiatan ini, terlihat jelas partisipasi aktif anggota Satgas yang bersinergi dengan masyarakat, menjadikan proses pembangunan lebih bermakna.
Pada kegiatan yang berlangsung di Desa Cahaya Batin Kecamatan Semidang Gumay, proses penurunan material kayu menjadi contoh nyata kerja sama antara TNI dan warga. Anggota Satgas dan masyarakat bahu-membahu untuk menurunkan dan membongkar kayu yang akan digunakan sebagai material untuk jembatan. Situasi ini mencerminkan nilai gotong royong yang kental di masyarakat, di mana setiap individu kontribusinya diakui dan dihargai.
Pasiter Kodim 0408/BS, sebagai koordinator dalam kegiatan ini, menyatakan bahwa kerja sama antara warga dan prajurit sangatlah penting. Ia menyebutkan bahwa dengan kerja sama, setiap pekerjaan, meskipun tampak berat, akan terasa lebih ringan. Keberadaan kayu berkualitas yang dipilih untuk pembangunan jembatan ini juga ditekankan, menunjukkan komitmen terhadap kualitas dan keberlanjutan proyek.
Selain itu, Pasiter juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat atas dukungan yang diberikan. Ia optimis bahwa pembangunan akan rampung tepat waktu, serta berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat. Melalui inisiatif ini, diharapkan tercipta infrastruktur yang mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Kaur di masa mendatang.
