Pesawaran — Di bawah langit yang cerah, proses pemasangan atap limas rumah milik Ibu Siti Hamdiah berlangsung di Desa Tanjung Rejo. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang diselenggarakan oleh Kodim 0421/Lampung Selatan.
Dengan penuh kehati-hatian, rangka limas diangkat oleh prajurit dan masyarakat setempat. Mereka bekerja sama secara kompak untuk memastikan setiap sambungan atap terpasang dengan kokoh dan presisi. Atap yang mulai terbentuk ini tidak hanya berfungsi sebagai penutup bangunan, tetapi juga sebagai simbol perlindungan dan keamanan bagi keluarga Ibu Siti Hamdiah.
Ibu Siti mengungkapkan, “Dulu ketika hujan, saya selalu khawatir air masuk ke dalam rumah. Sekarang, saya merasa lebih tenang.”
Semangat gotong royong di antara anggota Tentara Nasional Indonesia dan warga sangat terasa. Tanpa mengenal lelah, mereka saling membantu dalam proses pembangunan ini. Rangka kayu yang tersusun rapi di atasnya menjadi tanda harapan baru, bahwa rumah yang layak huni bukanlah sekadar impian, tetapi sudah menjadi kenyataan.
Program TMMD ke-127 tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, melainkan juga berupaya menciptakan rasa aman dan membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.
