Pelatihan PBB Tingkatkan Karakter Siswa SMK Al Jaziel di TMMD Ke-130

PAMEKASAN – Kegiatan Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga pada pengembangan mental dan karakter generasi muda. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengadakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) bagi siswa SMK Al Jaziel pada Rabu (4/11/2026).

Sekitar 20 siswa nampak antusias mengikuti pelatihan yang berlangsung di halaman sekolah. Dengan tekad yang tinggi, mereka mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh anggota Satgas TMMD dan Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif.

Materi pelatihan diajarkan secara berurutan, meliputi sikap sempurna, penghormatan, gerakan hadap kanan dan kiri, serta teknik langkah yang tepat. Latihan ini menuntut ketepatan dan kerja sama yang baik agar semua gerakan dapat dilakukan secara bersamaan.

Serda Syarif menerangkan bahwa pelatihan PBB adalah bentuk perhatian terhadap pengembangan karakter positif generasi muda. “Berlatih baris berbaris bukan sekadar untuk tampil rapi, tetapi juga untuk menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta rasa cinta pada tanah air,” ungkapnya.

Selain PBB, anggota Satgas juga memberikan wawasan tentang kebangsaan dan motivasi belajar kepada para siswa. Mereka diharapkan dapat lebih semangat dalam menuntut ilmu, saling menghargai, dan bercita-cita untuk memberikan kontribusi baik kepada lingkungan mereka.

Wakil Kepala Sekolah SMK Al Jaziel, Nadhiev Adiya, memberikan apresiasi atas perhatian Satgas TMMD terhadap pendidikan. Ia menilai, pengalaman pembinaan langsung oleh TNI memberikan manfaat lebih bagi siswa, di mana mereka belajar disiplin tidak hanya melalui teori, tetapi juga praktik.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD Ke-130. Kini siswa kami lebih disiplin dan percaya diri. Ini adalah pengalaman berharga yang tidak ada di dalam kelas,” tuturnya.

Kegiatan ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui pendekatan pendidikan dan pembinaan bagi generasi muda. Diharapkan nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa.