Alas, Sumbawa Besar – Untuk menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi hutan dari aktivitas ilegal, anggota Koramil 1607-04/Alas berkolaborasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Alas melaksanakan patroli di kawasan hutan Gunung Aijati, tepatnya di Bukit Sampar Bao Nangka, pada Sabtu (24/01/2026). Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.00 WITA, dengan fokus pada area yang dikenal rawan penebangan liar.
Patroli ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kasi BKSDAE, Pulung Basuki, S.Hut, dan delapan anggota KPH, empat anggota Koramil, serta perwakilan dari Polsek Alas Barat, Iptu Edi, dan satu perwakilan masyarakat lokal. Sebelumnya, seluruh anggota mengikuti briefing di Kantor KPH Alas untuk membahas strategi dan tugas masing-masing.
Selama patroli, tim menemukan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan aktivitas ilegal, termasuk 51 batang kayu sonokeling, beberapa jerigen berisi minyak, serta sebuah rantai chainsaw. Danramil 1607-04/Alas, Kapten Inf Triono Budi Waskito, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen TNI AD dalam pelestarian hutan dan menjaga keseimbangan ekosistem.
“Hutan adalah aset penting bagi kehidupan. Jika hutan rusak, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti banjir dan kekeringan,” ujarnya. Ia mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kelestarian hutan dan melaporkan aktivitas mencurigakan.
Setelah pengumpulan barang bukti, tim kembali ke titik awal dengan sukses. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, KPH, Polri, dan masyarakat dalam upaya menjaga hutan demi keberlangsungan lingkungan hidup dan generasi mendatang.
