
LANDAK – Pada Tahun 2026, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 1210/Landak tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, namun juga berusaha untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di kalangan anak muda.
Komitmen ini terlihat melalui sosialisasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan distribusi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang ditujukan kepada anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, yang berlangsung pada hari Kamis (5/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas TMMD berinteraksi dengan anak-anak serta para pendidik untuk menjelaskan mengenai pentingnya asupan makanan bergizi dalam mendukung perkembangan mereka. Edukasi yang diberikan juga menyoroti perlunya menjaga pola makan yang sehat serta memperhatikan nutrisi anak sejak usia dini.
Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam upaya mencegah stunting, karena pemenuhan gizi yang baik saat pertumbuhan anak adalah salah satu komponen penting yang mendukung perkembangan fisik dan kemampuan intelektual mereka. Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., menekankan bahwa program TMMD harus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa pengembangan sumber daya manusia sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur di desa. Oleh karena itu, kegiatan non-fisik seperti edukasi kesehatan didorong agar menjadi bagian integral dari pelaksanaan TMMD.
“Kegiatan TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur desa, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap melalui program ini, kesadaran akan pentingnya kesehatan anak, khususnya dalam hal pemenuhan gizi dan pencegahan stunting dapat meningkat,” ungkapnya.
Ditekankan pula pentingnya partisipasi aktif semua elemen masyarakat dalam memperhatikan perkembangan anak agar upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkesinambungan. Dengan inisiatif ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1210/Landak berupaya memastikan bahwa semangat untuk membangun desa juga terlaksana dengan perhatian terhadap generasi penerus.
Desa yang maju tidak hanya diukur dari baiknya infrastruktur, tetapi juga dari kesehatan dan kecerdasan generasi mudanya yang akan menciptakan masa depan yang cerah.
