Manado — Komando Distrik Militer (Kodim) 1309/Manado mendapatkan kunjungan dari Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD), Letjen TNI Mohamad Hasan, S.H., M.H., beserta Tim Aswaslat. Kunjungan ini dilakukan untuk melaksanakan Pengawasan dan Latihan Kegiatan (Waslakgiat) uji petik Pencak Silat Militer (PSM) yang berlangsung di Makodim 1309/Manado, Jl. Sam Ratulangi, Winangun Dua, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menilai pemahaman dan penerapan Pencak Silat Militer (PSM) oleh para prajurit di satuan kewilayahan, sekaligus menjadi langkah dalam meningkatkan profesionalisme TNI AD.
Dalam kegiatan tersebut, Letjen TNI Mohamad Hasan memberikan arahan kepada prajurit mengenai pentingnya PSM sebagai kemampuan dasar militer. Ia menekankan bahwa PSM tidak hanya berfungsi sebagai bela diri, tetapi juga sebagai metode pembinaan fisik, mental, dan disiplin selama bertugas di lapangan.
Beliau juga mengingatkan agar seluruh prajurit terus mengasah keterampilan melalui latihan yang terarah dan berkelanjutan, sehingga penerapan PSM bisa optimal dan mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan. “Kuasai teknik dengan baik, laksanakan latihan secara konsisten, dan jadikan PSM sebagai bagian dari jati diri prajurit TNI AD,” pesan beliau.
Dandim 1309/Manado, Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr(Han), dalam sambutannya, mengapresiasi pelaksanaan Waslakgiat ini sebagai momen penting untuk evaluasi dan pembinaan prajurit. Ia berharap para prajurit dapat memahami dan mengimplementasikan Permildas dalam tugas sehari-hari untuk mendukung keberhasilan tugas pokok satuan.
Selama kegiatan, tim melakukan pemeriksaan administrasi, pengamatan lapangan, dan berinteraksi langsung dengan prajurit untuk mendapatkan gambaran nyata tentang penerapan Permildas. Melalui uji petik ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia prajurit TNI AD, khususnya di Kodim 1309/Manado, meningkat, sehingga mereka lebih profesional, disiplin, dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.
