HALMAHERA UTARA — Jembatan Garuda Merah Putih yang terletak di Desa Posi-Posi, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, mendapat perhatian serius dari pihak TNI dan legislatif. Pada Rabu (7/10/2026), Komandan Kodim 1508/Tobelo Letkol Inf Ramdhani Akbar, S.I.P. dan Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Cristina Lesnusa, melakukan peninjauan langsung terhadap kemajuan proyek pembangunan jembatan tersebut.
Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan konektivitas masyarakat di daerah Loloda Utara, sehingga memudahkan akses antarwilayah.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan dapat memperlancar mobilitas penduduk, mendukung distribusi barang kebutuhan sehari-hari, dan memudahkan transportasi hasil pertanian dan komoditas lainnya. Jembatan ini juga berfungsi sebagai jalur transportasi utama yang sangat penting bagi masyarakat di sekitarnya.
Selain itu, keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih dinilai dapat meningkatkan akses ekonomi, mengurangi waktu tempuh perjalanan, serta merangsang pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Pembangunan dimulai pada 5 Oktober 2026 dan direncanakan selesai dalam waktu 45 hari kerja, menjadi bagian dari program pembangunan nasional yang melibatkan dukungan dari pemerintah dan TNI Angkatan Darat.
