REOK BARAT — Setelah pencarian intensif yang berlangsung selama satu minggu, anggota Koramil 1612-02/Reok berhasil menemukan korban tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 19 Januari 2026, ketika tim yang dipimpin oleh Peltu Lasiman melakukan evakuasi di daerah tersebut.
Korban, yang diidentifikasi bernama Armando, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal tenggelam, tepatnya di Desa Wotong, Kecamatan Reok Barat. Proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, termasuk anggota TNI, aparat desa, dan warga setempat.
Peltu Lasiman, selaku Batuud Koramil 1612-02/Reok, menjelaskan bahwa meskipun menghadapi tantangan seperti medan yang sulit dan arus deras, pencarian dilakukan secara maksimal. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan korban dan menjaga keselamatan tim selama proses evakuasi berlangsung,” ungkapnya di lokasi.
Ia sekaligus menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban dan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke lokasi wisata alam, terutama saat musim hujan dengan intensitas air yang tinggi.
Warga setempat, Yohanes (45), juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas upaya TNI dalam pencarian dan evakuasi. “Kami sangat menghargai kerja keras Koramil dan semua pihak. Kehadiran mereka di lapangan membuat kami merasa terbantu,” tuturnya.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah Armando diserahkan kepada keluarga untuk diurus lebih lanjut. Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai dan air terjun.
