Manado – Dalam upaya mengantisipasi perkembangan situasi domestik yang dipengaruhi oleh dinamika global, Kodim 1309/Manado melaksanakan Apel Gelar Pasukan Siaga Satu di Lapangan Upacara Makodim pada Rabu, 4 Maret 2026. Apel ini dipimpin oleh Dandim 1309/Manado, Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, S.I.P., yang dihadiri oleh para Pasi, Danramil jajaran, serta seluruh personel Kodim Manado.
Dandim Yosip Brozti menyatakan bahwa peningkatan status siaga ini merupakan langkah tindak lanjut dari instruksi komando atas, untuk merespons dinamika keamanan yang berkembang secara global, yang dapat berdampak nasional maupun daerah.
“Meskipun konflik internasional tidak berdampak langsung pada wilayah kita, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Kita tidak boleh membiarkan pihak-pihak tertentu memanfaatkan situasi dengan menunggangi sentimen tertentu,” ujarnya di hadapan peserta apel.
Ia juga menekankan bahwa potensi dampak lanjutan seperti gangguan distribusi energi global dan peningkatan harga minyak dunia harus dicermati dengan serius. Menurutnya, situasi ini dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penimbunan bahan bakar atau menimbulkan keresahan di masyarakat.
Untuk itu, seluruh jajaran diminta untuk meningkatkan deteksi dini dan pencegahan melalui pendekatan teritorial yang humanis, dengan Babinsa berperan sebagai ujung tombak dalam membangun komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat. Selain itu, Dandim juga menggarisbawahi pentingnya penguatan ketahanan pangan keluarga sebagai langkah strategis menghadapi ketidakpastian situasi.
Ia menginstruksikan Babinsa untuk aktif mengedukasi warga dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri. “Bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Ketahanan wilayah akan kuat jika masyarakatnya mandiri, solid, dan tidak mudah terprovokasi,” tutupnya.
