Kotawaringin Timur, 21 Februari 2026 – Anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 1015/Sampit tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berusaha meningkatkan keterampilan diri mereka. Di Desa Tri Buana dan sekitarnya, para prajurit memanfaatkan waktu luang untuk belajar mencetak batako secara manual bersama warga setempat.
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi TNI dan masyarakat untuk berinteraksi secara hangat. Proses pembuatan batako yang dilakukan dengan metode tradisional menarik minat anggota Satgas untuk mempelajari secara langsung cara pembuatannya.
Pratu Roy menyatakan bahwa pengalaman ini memberikan pemahaman baru mengenai proses produksi material bangunan yang umum digunakan oleh masyarakat. Terlebih lagi, kebutuhan akan batako di daerah pedesaan cukup tinggi untuk pembangunan rumah dan fasilitas umum.
Dalam sehari, para pengrajin lokal mampu memproduksi puluhan hingga ratusan batako, menunjukkan potensi ekonomi yang baik dari usaha kecil di desa apabila dikelola dengan serius.
Melalui kegiatan ini, nilai kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali terjalin dengan erat. TMMD tidak hanya membawa pembangunan infrastruktur, tetapi juga menciptakan kedekatan, pengetahuan, dan semangat kemandirian di kalangan masyarakat Kotawaringin Timur.
