Kerja Bahu Membahu Antara TNI dan Warga untuk Mendirikan Jembatan Gantung Fatukolo

TTS — Kolaborasi antara anggota TNI dan masyarakat terlihat jelas saat kegiatan pembangunan jembatan gantung di Desa Hoi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) berlangsung. Pada hari Senin, 22 Juni 2026, anggota Koramil 1621-02/Amanuban Tengah berkolaborasi dengan warga Desa Persiapan Fatukolo untuk melakukan pengawasan serta pengerjaan di tahap awal pembangunan jembatan yang diinginkan dapat berfungsi sebagai sarana penting bagi penduduk setempat.

Dimulai sejak pukul 09.00 WITA, kegiatan ini dipimpin oleh Danramil 1621-02/Amanuban Tengah dan melibatkan anggota Koramil lainnya, seperti Sertu Otnial dan Serda Gustaf. Sekitar 60 warga masyarakat turut serta dalam kegiatan itu, melaksanakan pekerjaan penggalian fondasi serta pembuatan profil sebagai bagian dari proses konstruksi jembatan gantung tersebut.

Proyek pembuatan jembatan gantung ini menggambarkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya meningkatkan infrastruktur pedesaan. Diharapkan, keberadaan jembatan ini dapat membantu memperlancar mobilitas, mempercepat akses transportasi, dan merangsang aktivitas ekonomi serta sosial di kawasan Oenino.

Ketua Danramil 1621-02/Amanuban Tengah menuturkan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah faktor utama keberhasilan dalam pembangunan. Dengan adanya budaya gotong royong, tugas yang berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien secara kolektif.