Kotawaringin Timur – Pembangunan dua Jembatan Garuda di wilayah Kodim 1015/Sampit resmi dimulai. Prosesi ground breaking yang menjadi tanda awal proyek ini dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1015/Sampit. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 10 April 2026, di Dusun Tandang, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim, di mana personil TNI bersama masyarakat setempat bersiap untuk mendorong bahan-bahan yang diperlukan dalam pembangunan.
Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, Dandim 1015/Sampit, menegaskan bahwa proyek pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya terfokus di satu lokasi, tetapi juga mencakup dua titik di Kabupaten Kotawaringin Timur. Ia menekankan bahwa jembatan yang dibangun merupakan akses vital yang menghubungkan desa-desa di area tersebut.
Sebelum adanya pembangunan, warga setempat terpaksa menggunakan rakit sederhana untuk mengangkut hasil pertanian, hasil tangkapan nelayan, serta untuk keperluan anak-anak berangkat ke sekolah. Yani, Kepala Dusun Tandang, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden RI H. Prabowo Subianto atas program Jembatan Garuda ini, serta kepada pemerintah dan TNI yang memilih Dusun Tandang sebagai lokasi pembangunan.
Jembatan ini telah lama menjadi harapan warga Dusun Tandang, dan kini dengan dimulainya pembangunan, mereka berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan meningkatkan perekonomian masyarakat di dusun mereka.
