Babinsa Koramil 06/Teunom Pantau Harga Sembako Saat Ramadan, Jaga Stabilitas Kebutuhan Warga

ACEH JAYA – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadan, Babinsa Koramil 06/Teunom jajaran Kodim 0114/Aceh Jaya melaksanakan kegiatan pengecekan pasar dan harga sembako di wilayah Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (23/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pokok aparat kewilayahan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Babinsa dalam memantau kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah binaan, khususnya terkait ketersediaan dan kestabilan harga bahan kebutuhan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, diperoleh data harga sejumlah bahan pokok di pasaran, antara lain beras premium Rp240.000 per sak, minyak goreng curah Rp18.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp20.000 per liter, gula pasir Rp18.000 per kilogram, telur Rp55.000 per papan, cabai merah besar Rp45.000 per kilogram, cabai rawit Rp65.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, tomat Rp14.000 per kilogram, wortel Rp12.000 per kilogram, kentang Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta tepung Segitiga Biru Rp12.000 per kilogram.

Babinsa Koramil 06/Teunom menyampaikan bahwa pemantauan harga sembako dilakukan secara rutin guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

“Pemantauan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami terus berupaya memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga tetap stabil selama Ramadan,” ujar Babinsa.

Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar serta tidak melakukan penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat. Kehadiran Babinsa di pasar diharapkan mampu memberikan rasa aman serta membantu menjaga stabilitas perekonomian wilayah selama bulan suci Ramadan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya selama pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.(0114).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *