Aceh Utara – Kodim 0103/Aceh Utara melalui Babinsa dari Koramil 03/Dewantara melanjutkan dukungan terhadap pembangunan Jembatan Aramco yang menghubungkan Desa Bangka Jaya dengan Desa Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan ini mengalami kerusakan parah akibat banjir yang menyebabkan akses masyarakat terputus dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Pekerjaan ini berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Tim yang terlibat dalam pembangunan terdiri dari 16 personel Yonzipur 05/ABW yang dipimpin oleh Serda Yohanis, serta Babinsa Koramil 03/Dewantara, Sertu Hamrulas, yang hadir secara langsung di lokasi proyek. Kehadiran anggota TNI di lapangan mencerminkan komitmen dalam membantu mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat pascabencana.
Fokus kegiatan pada hari tersebut adalah pada pemasangan dan pengecoran batu di tepi dekat dan tepi jauh jembatan, sebagai upaya penguatan konstruksi utama. Selain itu, mereka juga melakukan penimbunan badan jalan agar akses menuju jembatan menjadi lebih kuat dan aman untuk dilalui masyarakat.
Sertu Hamrulas menegaskan bahwa pekerjaan tetap berlanjut meskipun bulan suci Ramadhan. “Semangat anggota tetap tinggi, kami berharap jembatan ini segera selesai agar masyarakat dapat beraktivitas normal kembali,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan ini, mengungkapkan rasa syukur karena jembatan penting bagi mereka kembali dibangun. “Alhamdulillah, meskipun bulan puasa, pekerjaan tetap berjalan. Kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI,” kata salah satu warga Desa Bangka Jaya.
Saat ini, progres pembangunan Jembatan Aramco telah mencapai sekitar 45 persen. Pekerjaan akan dilanjutkan secara bertahap selama bulan Ramadhan dengan tetap menjaga kualitas agar jembatan segera dapat difungsikan kembali untuk mendukung aktivitas masyarakat di sekitarnya.
