Bangli – Dalam upaya mendukung pelestarian tempat suci serta memperkuat kerja sama dengan aparat pemerintah dan tokoh adat, Babinsa Desa Susut, Serka I Nyoman Suharta, melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus pengecekan bangunan tembok penyengker di Jaba Pura Manik Tirta. Kegiatan ini berlangsung di Wantilan Pura Manik Tirta, Banjar Adat Manuk, Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli pada Jumat, 20 Februari 2026.
Acara ini melibatkan petugas dari BPBD Kabupaten Bangli, Camat Susut, Kepala Kewilayahan, serta beberapa tokoh adat dari Manuk. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendata kondisi bangunan penyengker yang mengalami kerusakan dan menindaklanjuti proposal bantuan untuk perbaikan dan pembangunan tembok penyengker Pura Manik Tirta.
Serka I Nyoman Suharta mengungkapkan bahwa kehadirannya mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab aparat teritorial dalam mendukung pelestarian sarana ibadah serta membantu masyarakat dalam proses administrasi pengajuan bantuan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat adat, sehingga pendataan dan pengajuan bantuan dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan bahwa peran aktif Babinsa di wilayah merupakan bukti nyata kepedulian TNI AD terhadap kepentingan masyarakat, termasuk dalam menjaga dan mendukung pelestarian tempat-tempat suci. “Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi bagi setiap permasalahan yang ada. Sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh adat sangat penting agar setiap upaya perbaikan fasilitas umum maupun tempat ibadah dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegas Dandim.
