Aksi nyata untuk melindungi kesehatan masyarakat dilakukan oleh Brigif TP 32/Mangkalihat bersama Puskesmas Sepaso dan unsur Forkopimcam Bengalon. Mereka turun langsung ke jalan raya guna mendistribusikan masker secara cuma-cuma kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi udara yang mulai diselimuti kabut asap di wilayah Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, pada Jumat (18/9/2026).
Selain membagikan pelindung pernapasan, para petugas juga menyempatkan diri memberikan edukasi singkat kepada pengguna jalan. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami cara menjaga kesehatan paru-paru saat kualitas udara menurun drastis. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu menekan risiko infeksi saluran pernapasan akut di kalangan penduduk setempat.
Dokter Brigif TP 32/Mangkalihat, Lettu Ckm dr. Habib Choirul Umam, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial terhadap fenomena cuaca buruk. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memastikan warga mendapatkan perlindungan yang memadai saat berhadapan dengan polusi asap yang mengancam kesehatan.
Di tempat berbeda, Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo menekankan pentingnya kehadiran negara dan TNI dalam situasi darurat lingkungan. Beliau menegaskan bahwa penanganan kabut asap harus dilakukan secara kolektif demi kesejahteraan bersama. Warga pun memberikan apresiasi tinggi atas perhatian yang diberikan oleh para petugas di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif tersebut.
