Kabupaten Mempawah menjadi fokus perhatian para Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI Dikreg 56 Tahun 2026 dalam upaya meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan. Di Desa Pentek, Kecamatan Sadaniang, mereka menggelar sosialisasi intensif untuk memberikan pemahaman mendalam kepada warga mengenai bahaya Karhutla. Selain memberikan edukasi, para perwira juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program pendidikan Pasis Sesko TNI yang berinteraksi langsung dengan kondisi lapangan. Kehadiran para perwira tinggi ini bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, sekaligus menciptakan sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui dialog dua arah, masyarakat diajak untuk lebih peka terhadap ancaman kabut asap yang sering melanda wilayah tersebut.
Rombongan ini dipimpin oleh Kolonel Inf I Putu Witharsana E.P. dan didampingi oleh sejumlah perwira menengah dari berbagai matra, termasuk Kolonel Inf Bambang Raditya hingga Kolonel Laut (P) Octav Bayu Dirgantara. Tim gabungan ini turun langsung memastikan pesan pencegahan tersampaikan dengan efektif kepada seluruh lapisan warga. Kolaborasi antar matra ini menunjukkan keseriusan TNI dalam menangani isu lingkungan nasional.
Dalam sesi penyuluhan, ditekankan agar warga meninggalkan praktik pembakaran hutan saat membuka lahan pertanian baru. Kolonel I Putu Witharsana menegaskan bahwa kesadaran kolektif adalah kunci utama dalam mencegah bencana ekologis ini. Warga juga diminta proaktif melaporkan titik api sekecil apa pun kepada pihak berwenang guna menghindari kebakaran yang lebih luas.
