Antisipasi Kebakaran Hutan, TNI dan Pemkab Supiori Gelar Simulasi Terpadu

Personel Yonif TP 859/RBK bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Supiori dalam menyelenggarakan simulasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Agenda penting ini dipusatkan di halaman Kantor Bupati Supiori pada Selasa, 1 September 2026. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan memiliki respon cepat dalam menghadapi ancaman bencana di wilayah setempat.

Latihan lintas sektoral ini melibatkan berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga tim Basarnas. Tujuan utamanya adalah memperkuat koordinasi dan menyatukan pemahaman teknis dalam menangani situasi darurat di lapangan. Fokus utama bukan hanya pada teknis pemadaman, melainkan juga pada manajemen bencana secara komprehensif.

Para peserta dibekali dengan berbagai keterampilan khusus, mulai dari penggunaan alat pelindung diri hingga prosedur evakuasi medis. Selain itu, teknik pemadaman api yang efektif menjadi materi inti yang dipraktikkan langsung oleh para petugas. Simulasi ini dirancang sedemikian rupa agar mendekati kondisi riil saat terjadi kebakaran lahan.

Kepala BPBD Supiori, Lukas Mansawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin antar instansi ini. Menurutnya, kesiapsiagaan berkelanjutan sangat diperlukan untuk meminimalisir dampak kerugian lingkungan maupun sosial. Dengan adanya latihan rutin, diharapkan setiap unsur mampu menjalankan perannya secara optimal saat krisis benar-benar terjadi.