Nabire – Proyek pembangunan Jembatan Perintis Garuda untuk Tahun Anggaran 2026 terus menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Saat ini, pengerjaan jembatan telah memasuki fase akhir, yang difokuskan pada pemasangan railing pengaman serta berbagai penyelesaian finishing. Aktivitas ini dilakukan secara kolaboratif oleh anggota Kodim 1705/Nabire bersama warga setempat di Tanjung Boratei, Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Pemasangan railing di jembatan bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan bagi para pengguna, sekaligus berfungsi sebagai bagian dari penyempurnaan desain konstruksi menjelang operasional jembatan. Selain itu, masyarakat bersama personel TNI juga terlibat dalam merapikan area di sekitar jembatan, termasuk pemasangan batako, pengecoran untuk bagian pendukung, serta pengecatan pada elemen jembatan agar hasil pembangunan lebih kuat, teratur, dan estetis.
Kebersamaan antara anggota TNI dan masyarakat berperan sangat penting dalam percepatan pembangunan. Dengan mengandalkan semangat gotong royong, setiap tahap pekerjaan dapat diselesaikan secara efisien, sehingga perkembangan proyek berjalan baik sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Diharapkan, setelah semua pekerjaan akhir selesai dilakukan, Jembatan Perintis Garuda TA. 2026 bisa segera dioperasikan untuk mendukung mobilitas masyarakat, mempermudah akses transportasi, serta menguntungkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan Kampung Kimi dan sekitarnya. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
