KOTA BIMA – Berbagai elemen termasuk pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat Kota Bima telah berkolaborasi untuk menciptakan generasi muda yang terbebas dari narkotika. Komitmen ini ditegaskan melalui pembacaan serta penandatanganan Deklarasi “Bima Bisa dan Bersinar” dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Serasuba pada Jumat (26/6/2026).
Menurut Komandan Kodim 1608/Bima, kolaborasi ini menandakan kesiapan TNI untuk mendukung upaya pencegahan penggunaan narkoba di kalangan masyarakat. Terlihat jelas bahwa kehadiran TNI dalam deklarasi tersebut menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masyarakat Bima.
Dandim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menyatakan bahwa penyelundupan narkotika menjadi ancaman serius yang berpengaruh terhadap ketahanan nasional dan masa depan bangsa. Menurutnya, narkoba berpotensi merusak kehidupan sosial dan menciptakan generasi yang tidak berkualitas.
“Perlu kolaborasi yang erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat luas untuk menghentikan peredaran narkoba. Kami berkomitmen untuk mendukung gerakan Bima Bersinar demi menyelamatkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan pada kesempatan tersebut.
