Mempawah – Setelah sekian lama menunggu, masyarakat Desa Wajok Hilir dari Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah akhirnya bisa bernapas lega. Pembangunan kembali jembatan penghubung antara Dusun Kelapa dan Dusun Padi yang telah hancur resmi dimulai oleh Kodim 1201/Mempawah pada hari Senin (22/6/2026).
Infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, untuk meningkatkan konektivitas di daerah pedesaan. Proyek ini diharapkan dapat menghidupkan kembali jalur penting bagi masyarakat yang selama ini terputus.
Jembatan yang akan dibangun memiliki desain komposit dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter. Sejak robohnya jembatan di RT 02 RW 12, kegiatan sehari-hari masyarakat seperti pendidikan dan akses ke layanan kesehatan terhambat, serta berdampak pada perekonomian di dua dusun tersebut.
Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., Dandim 1201/Mempawah, menyatakan bahwa jembatan ini adalah proyek ketiga yang dilakukan oleh Kodim 1201 di Mempawah dalam rangka mendukung program prioritas kepresidenan. “Kebutuhan infrastruktur dasar ini sangat mendesak dan perlu segera ditangani,” ungkapnya. Kepala Desa Wajok Hilir, Abdul Majid, menambahkan rasa syukur seluruh warga atas dimulainya pembangunan ini.
