Kutai Timur – Mengutamakan kesejahteraan masyarakat, personel Brigif TP 32/Mangkalihat menunjukkan dedikasi tinggi melalui pengerjaan Jembatan Garuda. Jembatan ini menjadi penghubung vital antara Desa Sepaso Selatan dan Sepaso Induk yang bertempat di Kecamatan Sepaso, Kabupaten Bengalon Kutai Timur.
Proyek pembangunan jembatan ini memanjang hingga 50 meter dengan lebar 1,2 meter. Pekerjaan ini dihadapkan pada berbagai rintangan seperti medan yang tidak bersahabat dan cuaca yang sulit diprediksi, di samping akses transportasi material yang terbatas. Meski demikian, semangat kebersamaan para prajurit untuk menyelesaikan proyek ini tetap berkobar, mereka bersatu untuk mengangkat bahan bangunan dan menyusun jembatan dengan aman dan kokoh.
Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat, Kolonel Agussalim Tuo, S.H.,M.I.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini bagian dari tanggung jawab TNI untuk membangun infrastruktur wilayah dan mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.
“Kami hadir dalam rangka mendukung program Kodim 0909/Kutim dan Korem 091/ASN. Jembatan Garuda (Merah Putih) ini merupakan hasil kerja keras praijurit Yonif TP 879/Rangkok Cakti yang membantu tugas kewilayahan,” ujarnya.
Keberhasilan pembangunan jembatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat dan menjadi contoh nyata kolaborasi antara TNI dengan rakyat. Kolonel Agussalim Tuo menambahkan bahwa kehadiran prajurit Yonif TP 879/RC adalah bentuk dukungan TNI kepada pemerintah daerah dan masyarakat, untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi.
Bapak Santoso, seorang warga setempat, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Dengan jembatan ini, akses transportasi akan lebih mudah. Sebelumnya, kami harus memutar jarak jauh selama hampir satu jam hanya untuk mencapai jalan utama. Harapan kami, Jembatan Garuda dapat memperlancar kegiatan ekonomi dan keseharian kami,” ungkapnya.
