Cilegon – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang diadakan oleh Kodim 0623/Cilegon berhasil mengubah perilaku masyarakat dengan memberikan pendidikan mengenai pengelolaan sampah yang tepat. Pada hari Selasa (19/05/2026), warga bersama tentara TNI melakukan gotong-royong untuk menyortir limbah rumah tangga. Kegiatan ini menjadi wadah belajar bagi penduduk mengenai pentingnya pengelolaan limbah dengan benar.
Inisiatif teknologi pembakaran yang modern ini dihadirkan untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah secara sembarangan atau membakar limbah secara tradisional. Praktik pembakaran konvensional menciptakan asap tebal yang dapat merusak kualitas udara dan berdampak buruk pada kesehatan. Dengan keberadaan insinerator, masyarakat dapat mengolah sampah tanpa menimbulkan pencemaran udara di lingkungan sekitar.
Tradisi membakar sampah di area rumah dengan menggunakan minyak tanah sudah lama dijalankan oleh warga Cilegon akibat minimnya akses ke tempat pembuangan yang sesuai. Namun, hasil dari pembakaran tersebut sering kali menimbulkan masalah polusi udara yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan. Berkat program TMMD ini, masalah lama tersebut dapat teratasi secara ilmiah.
Tim Satgas TMMD melakukan pendekatan yang persuasif dalam menyampaikan bahaya dari pembakaran sampah plastik yang tidak benar. Insinerator yang digunakan akan memastikan proses pembakaran dilakukan pada suhu yang cukup tinggi agar bahan berbahaya dapat dihancurkan. Selain itu, masyarakat juga diajarkan untuk memisahkan sampah organik dan anorganik pada sumbernya.
