Babinsa Koramil 01/Jaya Perkuat Wawasan Kebangsaan Warga untuk Tangkal Radikalisme dan Separatisme

ACEH JAYA – Upaya memperkuat ketahanan ideologi masyarakat terus dilakukan aparat teritorial TNI Angkatan Darat melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di wilayah binaan. Babinsa Koramil 01/Jaya Kodim 0114/Aceh Jaya, Serda Yunadi, melaksanakan kegiatan Komsos dengan masyarakat di Desa Pasar Lamno, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (14/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serda Yunadi menyampaikan materi wawasan kebangsaan dengan fokus pada penanaman nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus benteng utama dalam menangkal paham radikalisme, separatisme, dan berbagai pengaruh negatif dari luar yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

Kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Babinsa berdialog langsung dengan masyarakat guna memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta meningkatkan rasa cinta tanah air di tengah perkembangan situasi global yang semakin dinamis.

Menurut Serda Yunadi, penguatan wawasan kebangsaan menjadi hal penting di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi yang dapat memengaruhi pola pikir masyarakat, khususnya generasi muda.

“Nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh paham radikal, separatisme, maupun pengaruh negatif lainnya yang dapat merusak persatuan bangsa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pancasila bukan hanya simbol negara, tetapi pedoman hidup bangsa Indonesia yang mengandung nilai persatuan, toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dan memperkuat semangat kebangsaan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan Komsos menjadi salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilakukan aparat kewilayahan TNI AD dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah dari aspek ideologi dan sosial.

Dalam konteks pertahanan nasional, ancaman terhadap bangsa saat ini tidak hanya bersifat fisik atau militer, tetapi juga muncul dalam bentuk penyebaran paham radikal, intoleransi, hoaks, dan propaganda yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.

Karena itu, pendekatan edukatif melalui komunikasi sosial dinilai penting guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.

Sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah, Babinsa memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini potensi gangguan sosial serta membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat di desa binaan.

Selain memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mendengar langsung aspirasi dan kondisi masyarakat sehingga aparat dapat mengetahui perkembangan situasi di wilayah secara lebih dekat.

Masyarakat Desa Pasar Lamno menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai materi yang disampaikan sangat penting dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini.

Di wilayah Aceh Jaya, kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Kehadiran aparat TNI melalui pendekatan komunikasi sosial yang humanis juga dinilai mampu memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan Komsos tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila serta memiliki kesadaran untuk bersama-sama menjaga persatuan, stabilitas wilayah, dan keutuhan NKRI dari berbagai ancaman ideologi yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.(0114).