TAPIN – Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Sungai Gambung, Desa Sawaja, Kecamatan Candi Laras Utara, kini memasuki tahap penggalian pondasi, Kamis (9/4/26).
Koptu Krisbiantoro selaku Babinsa setempat tampak memimpin langsung proses pembangunan. Dengan penuh semangat, ia turut memberikan contoh kepada warga dalam setiap tahapan pekerjaan.
Meski berada di bawah terik matahari, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Pembangunan jembatan ini menjadi harapan besar bagi masyarakat sebagai akses penghubung yang lebih layak.
Pria yang akrab disapa Bang Kris itu menjelaskan, pembangunan jembatan dilakukan sesuai rencana dan arahan pimpinan. “Jembatan ini memiliki panjang 12 meter dengan lebar 2,5 meter,” ujarnya.
Desa Sawaja yang tergolong wilayah terpencil dan jauh dari pusat kota Tapin memang membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Komandan Kodim 1010/Tapin, Letkol Inf Dimas Yamma Putra, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa hingga saat ini pendistribusian material masih terus dilakukan melalui jalur air.
“Segala kebutuhan pembangunan jembatan terus kita dorong ke lokasi, agar proses pengerjaan tidak terhambat ke depannya,” jelasnya.
Sebagai informasi, Desa Sawaja memiliki jumlah penduduk sekitar 250 jiwa, dengan 50 di antaranya merupakan pelajar. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat menuju lahan pertanian serta memperpendek jarak tempuh pelajar menuju sekolah.(1010).
