Manado, 02 April 2026 — Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, selaku Komandan Kodim 1309/Manado, mendampingi Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, yang menjabat sebagai Komandan Korem 131/Santiago, dalam peninjauan dampak gempa bumi yang melanda Kota Manado pada Kamis pagi (02/04). Peninjauan ini juga dihadiri oleh Kombes Pol. Irham Halid, S.I.K., selaku Kapolresta Manado, dan sejumlah Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut. Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk mengevaluasi kondisi masyarakat serta mengamati kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana gempa. Hasil pantauan menunjukkan bahwa gempa tersebut telah menyebabkan kerusakan signifikan pada berbagai fasilitas umum dan pemukiman warga. Di antara fasilitas yang terdampak adalah terminal bus Malalayang, rumah sakit, Mall Manado, gedung perkantoran, dan sejumlah bangunan ibadah, termasuk gereja. Selain itu, beberapa rumah warga mengalami kerusakan bervariasi. Dari data awal yang dikumpulkan, satu korban jiwa dilaporkan, yaitu Adeitje Lahia, 69 tahun, warga Desa Tateli I, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Danrem 131/Santiago mengungkapkan bahwa TNI akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak bencana, termasuk evakuasi, pendataan kerusakan, dan penyaluran bantuan. Dandim 1309/Manado juga menegaskan bahwa Babinsa telah dikerahkan untuk membantu warga di daerah masing-masing dan menjaga keamanan pascagempa. ‘Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi,’ ujarnya. Proses pendataan dan evaluasi kerusakan masih berlangsung di lapangan.
Dandim 1309/Manado Bersama Danrem 131/Santiago Tinjau Kerusakan Pascagempa di Manado
