Korem 163/Wira Satya Gelar Karya Bhakti untuk Infrastruktur dan Pelestarian Adat di Desa Kayubihi

Bangli – Pada hari Minggu (29/3/2026), Korem 163/Wira Satya mengadakan kegiatan Karya Bhakti dengan fokus pada pemasangan paving di Jalan Setra Desa Adat Kayubihi, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Kegiatan ini dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra, S.H., sebagai tindak lanjut dari komitmen TNI untuk bersinergi dengan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur publik.

Acara ini dihadiri oleh beberapa pejabat, termasuk Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, Pasiter Korem 163/Wira Satya Kapten Inf I Putu Edy S, Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita, Perbekel Desa Kayubihi I Wayan Suganda, S.H., serta sekitar 120 personel gabungan dari berbagai instansi dan masyarakat setempat.

Kegiatan dimulai pada pukul 07.45 WITA dengan doa bersama. Dalam sambutannya, Danrem 163/Wira Satya menegaskan bahwa Karya Bhakti merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pembangunan daerah, khususnya fasilitas umum yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Karya Bhakti ini menunjukkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami berupaya menumbuhkan semangat gotong royong antara TNI, aparat desa, dan masyarakat adat,” ujar Danrem.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, juga menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap program pembangunan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Pemasangan paving di Jalan Setra bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat, terutama untuk keperluan adat dan keagamaan. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan pemasangan sekitar 150 meter paving, lansir pasir, dan material lainnya. Karya Bhakti berlangsung hingga pukul 15.00 WITA dengan aman dan tertib, memperkuat kebersamaan serta mendukung pelestarian adat dan budaya Bali, khususnya dalam mendukung kegiatan upacara di setra Desa Adat Kayubihi. Diharapkan kegiatan ini memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk pembangunan berkelanjutan.