TTS – Lapangan Makodim 1621/TTS pada Jumat (13/3/2026) sore dipenuhi oleh 175 prajurit yang dengan antusias mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan bela diri yang diadakan oleh TNI Angkatan Darat.
Acara berlangsung di Lapangan Makodim 1621/TTS, yang terletak di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Cendana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan dipantau langsung oleh Komandan Kodim 1621/TTS, Letkol Inf Gunawan Budhi Prasetyo, S.Sos, beserta para Perwira Staf.
Dalam sambutannya, Dandim menekankan bahwa UKT bukanlah sekadar pergantian warna sabuk, tetapi sebagai proses krusial dalam mengasah kemampuan, mental, dan disiplin prajurit. “Setiap tahapan ujian ini adalah bentuk komitmen kita sebagai prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan. Prajurit TNI AD harus selalu siap, kuat secara fisik, matang secara mental, dan tangguh dalam menghadapi setiap tugas negara,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan personel, pengarahan dari Dandim, serta pengisian blangko penilaian UKT PSM untuk sabuk putih. Selanjutnya, para prajurit menjalani proses pengujian teknik bela diri di lapangan yang diawasi oleh tim penguji dari Korem 161/Wirasakti.
Setelah ujian selesai, seluruh peserta menuju Oenasi untuk menjalani tradisi kenaikan sabuk kuning, yang mengandung makna kebanggaan dan kebersamaan dalam satuan. Kegiatan tersebut berakhir sekitar pukul 16.00 WITA dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat, sekaligus menjadi momen penting untuk meningkatkan profesionalisme prajurit Kodim 1621/TTS.
