Bangli – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana alam, Babinsa Desa Apuan, Serka Ketut Rediada, berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas Aipda I Wayan Suarta menghadiri sosialisasi mitigasi bencana yang diadakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Air Terjun Tibumana, Banjar Bangun Lemah Kawan, Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat dan pengelola wisata mengenai potensi bencana yang dapat terjadi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, serta tindakan mitigasi yang perlu diterapkan untuk mengurangi risiko bagi pengunjung dan warga sekitar.
Serka Ketut Rediada menyampaikan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, khususnya bagi wilayah yang memiliki objek wisata alam. Ia juga mengajak pengelola dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, memonitor kondisi alam, dan segera melapor jika ada potensi bahaya yang mengancam.
Diharapkan, sosialisasi dari BPBD ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan Pokdarwis Air Terjun Tibumana dalam menghadapi situasi darurat di area wisata.
Separately, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menegaskan pentingnya sosialisasi mitigasi bencana di daerah wisata. “Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat dan pengelola objek wisata dapat memiliki pemahaman yang baik mengenai mitigasi bencana, untuk mengambil langkah pencegahan dan penanganan awal demi mengurangi risiko terhadap masyarakat dan wisatawan,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan komitmen TNI AD dalam mendukung pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana.
