Oksibil, Pegunungan Bintang — Satgas Swasembada Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang, melaksanakan sosialisasi mengenai bahaya narkotika dan minuman keras (miras) di SMP YPPK Oksibil. Kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu, 1 Maret 2026, dan bertujuan untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.
Sosialisasi dilakukan dengan cara interaktif, di mana materi yang disampaikan mencakup dampak negatif penyalahgunaan narkotika dan miras, termasuk kerusakan fisik dan mental, penurunan prestasi belajar, serta konsekuensi hukum dan masalah sosial yang mungkin muncul. Dalam sesi tersebut, siswa diajak untuk berpartisipasi aktif melalui diskusi, tanya jawab, dan motivasi untuk tegas menolak ajakan negatif.
Letda Inf Rinjani, perwakilan dari Satgas Swasembada Yonif 751/VJS, menekankan pentingnya menjaga generasi muda yang merupakan aset bangsa. “Adik-adik adalah masa depan Pegunungan Bintang dan NKRI. Jangan rusak masa depan dengan narkotika dan miras. Fokuslah pada pendidikan, berprestasi, dan jaga pergaulan,” ungkapnya.
Kegiatan ini disambut positif oleh pihak sekolah dan Pemda Pegunungan Bintang, yang menilai sosialisasi ini memberikan dampak baik dalam pembentukan karakter siswa. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam diskusi.
Melalui kegiatan ini, Satgas Swasembada Yonif 751/VJS dan Pemda Pegunungan Bintang berharap agar kesadaran pelajar semakin meningkat dan lingkungan sekolah menjadi lebih sehat dan aman, serta memperkuat kolaborasi antara TNI, Pemda, dan masyarakat untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika dan miras di wilayah perbatasan.
