NTT – Kefamenanu, Rabu 25 Februari 2026 – Komitmen dalam pembangunan wilayah perbatasan tidak hanya terlihat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari penguatan mental dan karakter masyarakat. Hal ini terlihat dalam kegiatan non fisik TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU yang mengadakan sosialisasi mengenai bahaya narkoba di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU, dengan dukungan Polres TTU sebagai mitra utama.
Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah generasi muda perbatasan dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang semakin kompleks. Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan penjelasan menyeluruh tentang dampak kesehatan, konsekuensi hukum, serta kerusakan sosial yang ditimbulkan oleh narkoba. Wilayah perbatasan dianggap memiliki kerentanan tersendiri sehingga memerlukan kewaspadaan bersama.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para orang tua, tokoh masyarakat, dan pemuda desa aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab, menunjukkan kesadaran yang semakin meningkat akan pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman narkoba. Interaksi yang terjadi mencerminkan adanya kepedulian kolektif demi masa depan generasi penerus.
Kerjasama antara TNI dan Polri dalam kegiatan ini adalah bukti nyata soliditas aparat negara dalam menjaga stabilitas wilayah. TMMD Ke-127 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan moral masyarakat sebagai dasar utama pembangunan nasional.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1618/TTU menekankan bahwa menjaga perbatasan bukan hanya masalah batas wilayah, tetapi juga tentang menjaga kualitas sumber daya manusia. Dari Desa Sunkaen, semangat melawan narkoba digaungkan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
