Dandim 1420/Sidrap Hadiri Tarawih Akbar, Ribuan Jamaah Penuhi Masjid Agung

SIDRAP – Pada malam Jumat, 27 Februari 2026, suasana religius terasa kental di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) saat ribuan jamaah berkumpul di Masjid Agung Panakajene. Kegiatan Tarawih Bersama dan Tabligh Akbar tingkat Kabupaten Sidrap berlangsung dengan khidmat, menarik perhatian umat di awal Ramadan 1447 H.

Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar selaku Komandan Kodim 1420/Sidrap hadir bersama dengan jajaran Forkopimda dan pejabat daerah lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Acara ini diisi dengan tausiah oleh penceramah nasional, Dr. H. Das’ad Latif, yang memberikan pesan penting tentang memperbanyak amal saleh, menjaga akhlak, dan memanfaatkan bulan Ramadan sebagai waktu untuk menghapus dosa.

Diperkirakan sekitar 2.000 jamaah dari berbagai kecamatan hadir dalam acara yang berlangsung di Masjid Agung Panakajene tersebut. Di antara yang hadir adalah Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, serta Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, dan kepala instansi lainnya.

Kegiatan dimulai dengan Salat Isya, diikuti Salat Tarawih dan Witir secara berjamaah. Suasana semakin meriah dengan penampilan hadroh santri Anwarul Sidrap yang melantunkan shalawat. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan penyerahan sertifikat penghargaan bidang keagamaan oleh Bupati Sidrap juga menjadi bagian dari rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Bupati Sidrap menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Sidrap sebagai daerah yang religius, maju, dan berdaya saing. Ia memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah, termasuk peningkatan produksi pangan dan pengembangan energi terbarukan.

Dr. H. Das’ad Latif juga mengajak jamaah untuk memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW dan memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan iman dan ukhuwah Islamiyah.

Kehadiran Dandim 1420/Sidrap dalam acara tersebut menandakan dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan serta pembinaan mental spiritual masyarakat. Pada akhir acara, yang berlangsung hingga sekitar pukul 22.45 Wita, situasi tetap aman dan tertib, menegaskan harapan masyarakat untuk kegiatan serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *