Bangli – Kegiatan sosialisasi pelaksanaan Bantuan Rumah Swadaya Masyarakat Bali (BARUSAMI) berlangsung di Wantilan Desa Lembean, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, dan diselenggarakan oleh Dinas PUPR Perkim Provinsi Bali.
Kegiatan ini bertujuan untuk merencanakan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kawasan permukiman kumuh yang menjadi kewenangan Provinsi Bali. Tiga desa yang menjadi sasaran adalah Desa Lembean, Desa Gunung Bau, dan Desa Bayung Cerik. Beberapa tokoh penting dalam acara ini termasuk Danrem 163/Wira Satya, Ida I Dewa Agung Hadi Saputra, serta perwakilan dari Dinas PUPR Perkim Provinsi Bali dan kepala desa di Kintamani.
Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan dari Danrem. Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa program RTLH ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden untuk membangun 3 juta rumah. Dari rencana awal, tahun 2026 akan ada 67 unit rehabilitasi RTLH, tetapi setelah verifikasi, ditetapkan 47 unit yang akan disasar.
Sosialisasi ini juga mengedepankan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya gotong royong untuk menciptakan hunian yang layak. Program ini diharapkan dapat dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Total 47 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Kintamani akan menerima bantuan, dengan rincian 10 KK dari Desa Lembean, 11 KK dari Desa Gunung Bau, dan 26 KK dari Desa Bayung Cerik.
Rangkaian kegiatan juga meliputi pemaparan teknis dan kunjungan ke rumah calon penerima bantuan. Dandim 1626/Bangli menyatakan kesiapan TNI untuk mendukung pelaksanaan program ini agar tepat sasaran dan berjalan sesuai ketentuan.
