Peresmian Jembatan Gantung Garuda, Danramil 19/Sawang Rayakan Bersama Warga Gampong Tengoh

Aceh Utara – Desa Gampong Tengoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, menjadi saksi perayaan yang penuh rasa syukur saat acara pesejuk dan peresmian Jembatan Gantung Garuda berlangsung. Danramil 19/Sawang, Kapten Inf Syamsul Hamdani, hadir bersamaan dengan anggota TNI untuk merayakan momen bersejarah bagi masyarakat dari dua kabupaten tersebut pada Selasa (24/2/2026).

Jembatan Gantung Garuda menghubungkan Desa Gampong Tengoh dengan Desa Blang Gurun, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen. Jembatan ini dibangun oleh prajurit dari Yonzipur 5 dan Yonzipur 17 sebagai bukti kepedulian TNI AD dalam meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Danyon Zipur 5, Letkol Czi Wahyu, Danki Yonzipur 5 beserta sepuluh personelnya, Sekcam Sawang Muslim, S.Sos, Keuchik Gampong Tengoh M. Jakfar, serta tokoh masyarakat lainnya, dengan sekitar 25 warga turut menyaksikan peresmian.

Kegiatan dimulai dengan ritual pesejuk yang dipimpin oleh imam desa, diikuti dengan pembacaan shalawat dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas selesainya pembangunan jembatan. Setelah itu, dilakukan uji coba jembatan yang melibatkan kendaraan roda dua dan pejalan kaki untuk menandai bahwa jembatan dapat digunakan oleh masyarakat.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S, melalui Danramil 19/Sawang, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. “Jembatan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga. Kami berharap masyarakat akan menjaga serta merawatnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan mempererat hubungan sosial antar desa. “Akses yang terbuka akan mempermudah pengangkutan hasil kebun dan anak-anak ke sekolah, memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Masyarakat Gampong Tengoh mengungkapkan rasa terima kasih kepada TNI AD yang telah berusaha keras dalam pembangunan jembatan, berharap Jembatan Gantung Garuda akan bertahan lama, aman digunakan, dan menjadi simbol kebersamaan serta kepedulian TNI kepada masyarakat di Aceh Utara dan Bireuen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *