Bangli – Dalam upaya mendukung pelestarian Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, Pelda Kadek Widiarta selaku Babinsa Desa Bangbang dari Koramil 1626-03/Tembuku, menghadiri pembukaan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kapiwara Graha, Aula Kantor Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku pada Kamis, 19 Februari 2026.
Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 dengan tema “Udiana Purnaning Jiwa”. Tema ini diartikan sebagai pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali yang diharapkan dapat membangun jiwa yang utama, suci, dan sempurna.
Acara ini dihadiri oleh Camat Tembuku I Putu Sumardiana, S.STP., M.I.P., Ketua BPD Bangbang Ngakan Kuta Pariartha, Sekdes Bangbang I Wayan Sugiartana beserta jajaran perangkat desa, Penyuluh Bahasa Bali Ni Komang Ariswadesi, serta sejumlah kepala kewilayahan dan peserta lomba, total sekitar 30 orang.
Rangkaian kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII meliputi lomba megending/nyanyi lagu Bali yang ditujukan untuk tingkat TK di Desa Bangbang. Tujuannya adalah menanamkan rasa cinta terhadap Bahasa dan budaya Bali sejak usia dini.
Pelda Kadek Widiarta menyatakan dukungannya terhadap pelestarian Bahasa Bali sebagai identitas masyarakat Bali. “Kami berharap generasi muda, khususnya anak-anak, semakin mencintai dan bangga menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga warisan budaya,” ujarnya.
Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menambahkan bahwa TNI, melalui Babinsa, akan selalu mendukung kegiatan positif masyarakat, termasuk dalam pelestarian adat, budaya, dan bahasa daerah. “Kehadiran Babinsa adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan kami sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai sarana memperkuat karakter serta identitas budaya,” tegasnya.
