Tabanan – Dalam rangka mendukung pelestarian budaya dan penguatan struktur kelembagaan desa adat, Babinsa Desa Belimbing, Koramil 1619-03/Pupuan, Sertu I Ketut Dadi, berpartisipasi dalam acara Pengukuhan dan Mejaya-Jaya Bendesa Adat serta Prajuru Desa Adat Belimbing. Kegiatan ini berlangsung di Pura Puseh Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, pada Selasa (17/2/2026).
Acara pengukuhan tersebut dilaksanakan dengan penuh khidmat, dimulai dengan prosesi persembahyangan bersama yang bertujuan untuk memohon restu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Harapan dari tradisi ini adalah agar para Bendesa Adat dan prajuru yang baru dilantik diberikan petunjuk, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan tugas mereka.
Dalam kesempatan itu, Sertu I Ketut Dadi menyatakan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung kegiatan positif masyarakat, khususnya pelestarian adat dan budaya. “Kami dari Koramil siap mendukung kegiatan desa adat yang merupakan bagian dari identitas dan kekuatan sosial masyarakat Bali. Sinergi antara aparat kewilayahan dan prajuru adat sangat penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di wilayah binaan,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran Bendesa Adat dan prajuru dalam membina masyarakat, menyelesaikan masalah secara adat, serta memperkuat nilai gotong royong dan menyama braya yang merupakan ciri khas kehidupan masyarakat Bali. Diharapkan, pengukuhan dan mejaya-jaya ini dapat membawa kepengurusan Desa Adat Belimbing yang baru untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta bersinergi dengan seluruh elemen, termasuk aparat kewilayahan, demi terciptanya masyarakat yang aman, tertib, dan sejahtera.
