Edukasi Dapur Hidup TNI di Kakopom: Membangun Kemandirian Pangan Melalui Kebersamaan

Kakopom, Pegunungan Bintang — Pos Parim dari Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) telah melaksanakan kegiatan berkebun dan makan bersama dengan masyarakat Kampung Kakopom. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026 ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai ‘dapur hidup’ sebagai langkah dalam mendorong kemandirian pangan di kalangan keluarga serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, para prajurit Pos Parim bekerja sama dengan warga untuk mengolah lahan kebun secara gotong royong. Proses yang dilakukan mencakup pembersihan lahan, penyiapan bedeng, penanaman bibit sayuran, serta perawatan sederhana guna memastikan tanaman tumbuh dengan baik. Selain itu, prajurit juga memberikan edukasi tentang pemanfaatan pekarangan rumah dengan konsep dapur hidup, yang meliputi penanaman tanaman pangan dan bumbu dapur seperti sayuran serta rempah-rempah yang dapat dipanen untuk kebutuhan sehari-hari.

Acara ini ditutup dengan makan bersama dalam suasana yang hangat dan akrab. Momen tersebut berfungsi sebagai ruang silaturahmi dan penguat semangat kebersamaan, menegaskan bahwa kemandirian pangan dapat diwujudkan melalui kerja bersama yang kecil namun berarti.

Danpos Parim, Letda Inf Gerry C. Pansing, menjelaskan bahwa kegiatan dapur hidup merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bersifat humanis dan produktif. “Kami ingin warga memiliki ketahanan pangan dari pekarangan sendiri. Dengan berkebun, keluarga akan lebih mandiri, sehat, dan pengeluaran harian bisa lebih teratasi,” ungkapnya.

Masyarakat Kampung Kakopom menyambut baik inisiatif ini dan menghargai pendampingan yang diberikan oleh prajurit Pos Parim. Mereka berharap bahwa edukasi dapur hidup dapat terus berlanjut dan menjadi kebiasaan yang bermanfaat dalam jangka panjang. Melalui kegiatan berkebun, edukasi dapur hidup, dan kebersamaan ini, Pos Parim Satgas Yonif 751/VJS menegaskan komitmennya untuk membawa dampak nyata, mendukung kemandirian pangan, serta mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat di Pegunungan Bintang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *