Bangli – Pada Minggu, 25 Januari 2026, tim SAR gabungan melakukan operasi penyelamatan terhadap seorang wisatawan domestik yang mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Abang, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Korban, bernama Paula Shinta Kadek Peter Tamboto (43), mengalami patah tulang setelah terjatuh di jalur pendakian. Kejadian tersebut terjadi saat Paula, yang merupakan wiraswasta asal Jalan Raya TKA No. 40, Banjar Tuka, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, sedang menikmati petualangan di alam.
Operasi SAR dimulai sekitar pukul 15.00 WITA, setelah tim berkumpul di area parkir kaki Bukit Abang pada pukul 12.00 WITA. Dalam misi penyelamatan ini, Babinsa Desa Abang dari Koramil 1626-04/Kintamani dan berbagai elemen SAR lainnya bekerja sama untuk mencapai lokasi korban dan memberikan pertolongan pertama.
Babinsa Desa Abang menjelaskan bahwa medan yang terjal dan licin membuat proses evakuasi menjadi tantangan tersendiri. “Kami harus berhati-hati saat bergerak menuju lokasi korban untuk memastikan keselamatan semua tim dan korban,” ujarnya.
Dandim 1626/Bangli juga menekankan pentingnya sinergi dalam operasi kemanusiaan ini. “Kehadiran TNI dalam situasi darurat seperti ini adalah wujud komitmen kami untuk membantu masyarakat. Kami siap mendukung kegiatan SAR di daerah rawan bencana dan aktivitas wisata,” ungkapnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi wisatawan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi protokol keselamatan saat beraktivitas di alam bebas.
